Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats
Cavana Skin

Mengapa Lansia Rentan Mengalami Osteoporosis?

Why are the Elderly Vulnerable to Osteoporosis

Osteoporosis terjadi saat kepadatan tulang mulai turun hingga tulang jadi gampang ringkih, kurang kuat, dan gampang patah. Berikut kenapa permasalahan kesehatan itu dikenal juga dengan istilah pelapukan tulang. Keadaan ini sering terjadi bersamaan dengan umur yang semakin, baik pada pria atau wanita.

Kenapa Lanjut usia Rawan Alami Osteoporosis?

Semestinya, tulang dalam tubuh manusia alami pergantian secara cepat pada keadaan semakin kuat dan padat. Namun, bersamaan dengan bertambahnya umur, tulang yang lama yang tidak selekasnya ditukar dengan tulang baru tidak berkembang. Berikut kenapa secara perlahan-lahan tulang akan makin ringkih. Kepadatan tulang akan alami pengurangan hingga rawan terjadi pelapukan dan perpecahan tulang.

Banyak factor yang punya pengaruh pada berlangsungnya osteoporosis pada lanjut usia, salah satunya:

  • Konsumsi kalsium dan vitamin D badan yang tidak tercukupi hingga membuat kepadatan tulang menyusut.
  • Minimnya hormon androgen pada pria dan estrogen pada wanita.
  • Minimnya beraktivitas fisik karena pengurangan kepadatan tulang.

Lalu, bagaimana dengan kompleksitasnya? Tulang patah, ditambah di bagian pinggul dan tulang belakang jadi kompleksitas yang termasuk serius dari osteoporosis. Tulang patah di bagian pinggul kerap muncul karena jatuh dan dapat berpengaruh pada berlangsungnya kecacatan dan resiko kematian yang tinggi pada tahun awal sesudah cidera terjadi.

Dalam pada itu, pada beberapa kasus, tulang patah yang terjadi pada tempat tulang belakang bisa jadi terjadi walau seorang tidak jatuh. Masalahnya tulang yang membuat dan membuat tulang belakang dapat alami perlemahan hingga benar-benar rawan remuk. Keadaan ini umumnya akan berpengaruh pada ngilu punggung, bentuk badan membungkuk di depan, sampai lenyapnya tinggi tubuh.

Penyembuhan untuk Menangani Osteoporosis pada Lanjut usia

Harus dipahami jika penyembuhan osteoporosis fokus untuk menolong memudahkan tanda-tandanya, menolong memperkuat kepadatan tulang, melambankan proses pelapukan, dan menahan berlangsungnya tulang patah. Beberapa opsi obatnya, yakni:

Nonhormonal

Penyembuhan osteoporosis nonhormonal dilaksanakan dengan cara-cara, yakni:

Pemberian Suplemen Vitamin D dan Kalsium

Vitamin D dan kalsium mempunyai peranan untuk jaga kepadatan tulang dan menahan berlangsungnya perpecahan. Umumnya, jumlahnya diresepkan sesuai keperluan tiap penderita.

Pemberian Bifosfonat

Disamping itu, therapy nonhormonal dilaksanakan dengan pemberian bifosfonat yang berperan untuk jaga kepadatan tulang dengan melambankan perpecahan jaringan tulang.

Hormonal

Opsi penyembuhan ini dilaksanakan dengan memberi hormon tertentu untuk menolong jaga kepadatan dan kemampuan tulang. Opsinya, diantaranya:

Therapy Hormon estrogen

Langkah ini dilaksanakan untuk wanita yang sudah masuk periode menopause yang rawan alami osteoporosis. Walau demikian, ada deretan resiko yang lain dapat terjadi sebagai imbas dari therapy ini, yakni kanker ovarium, kanker payudara, sampai stroke.

Selektif Estrogen Receptor Modulators (SERMs)

Salah satunya tipe therapy SERMs yang dipakai untuk tangani osteoporosis ialah raloxifene. Obat ini bekerja dengan aktif dengan menjaga kepadatan tulang sekalian kurangi resiko tulang patah.

Therapy Hormon testosteron

Dalam pada itu, therapy hormon testosteron dilaksanakan pada pria yang alami keadaan hipogonadisme atau ketakmampuan untuk membikin hormon sex secara normal.

Konsumsi Obat Penumbuh Tulang

Pemberian obat ini diperuntukkan untuk menolong tingkatkan kepadatan tulang, Obat ini cuma diberi jika kepadatan tulang berada pada angka yang paling rendah.

Pemberian Kalsitonin

Lalu, dokter bisa juga merekomendasikan pemberian kalsitonin, hormon yang berperan memperkuat kepadatan tulang. Hormon ini akan bekerja dengan aktif dengan menghalangi kerja sel yang lemahkan tulang. Obat kalsitonin diberi berbentuk suntikan.

Itu lah beberapa opsi penyembuhan yang dapat dilaksanakan untuk menangani osteoporosis. Selekasnya kerjakan penyembuhan jika sudah rasakan tanda-tanda kerapuhan dan pelapukan tulang, ditambah pada wanita lanjut usia yang sudah masuk periode menopause.

~ Artikel Dengan Tema Mengapa Lansia Rentan Mengalami Osteoporosis - ini Di Tulis Oleh Gangsar Napitupulu