Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

Mengapa Lansia Rentan Alami Osteoarthritis?

Osteoarthritis sebetulnya dapat terjadi pada semua barisan umur, terhitung orang berumur muda dan lanjut usia. Tetapi biasanya, tanda-tanda osteoarthritis baru ada di saat seorang mencapai umur lebih tua. Beberapa orang alami tanda-tanda osteoarthritis pada umur 70 tahun.

Pada umur muda, osteoarthritis lebih dikarenakan oleh factor trauma. Misalkan, karena cidera olahraga, kecelakaan, atau juga bisa karena factor genetik. Sementara pada lanjut usia, osteoarthritis dikarenakan oleh menurunnya persendian dan tulang bersamaan bertambahnya umur.

Pertambahan umur tidak cuma membuat persendian dan tulang jadi kaku, tetapi membuat produksi cairan sinovial yang berperan sebagai pelumas jadi menyusut. Mengakibatkan, lanjut usia rawan alami pergeseran di antara tulang dan persendian yang mengakibatkan tulang riskan tipis dan memunculkan tanda-tanda fisik yang mengusik kegiatan. Salah satunya ialah ngilu, lebam, dan permasalahan gerakan persendian.

Factor Resiko Osteoarthritis

Selainnya umur, ada pula faktor-faktor lain pemicu osteoarthritis. Berikut faktor-faktor resiko osteoarthritis selainnya umur yang harus dipahami:

  • Kisah Keluarga. Resiko pekapuran persendian bertambah ke orang yang mempunyai kisah keadaan sama dalam keluarga.
  • Tipe Kelamin. Wanita lebih beresiko alami pekapuran persendian dibanding pria. Resiko ini dihubungkan dengan menyusutnya hormon estrogen pada wanita sesudah menopause.
  • Kelebihan Berat Tubuh (overweight atau kegemukan). Berat badan yang berlebih memberikan penekanan semakin besar pada sendi, tulang riskan, dan tulang (khususnya pada lutut). Ini yang memacu berlangsungnya pekapuran pada lutut sampai batasi kekuatan gerak.
  • Tugas. Khususnya tugas yang mengikutsertakan persendian dan tulang terlalu berlebih.
  • Cidera pada Persendian. Misalkan, karena kecelakaan atau jatuh.
  • Penyakit Lain. Menderita penyakit radang persendian lain, seperti asam urat atau rheumatoid arthritis tingkatkan resiko seorang alami osteoarthritis.
Penyembuhan Osteoarthritis pada Lansia

Sayang osteoarthritis terhitung keadaan yang tidak bisa sembuh. Walau demikian, masih tetap ada penyembuhan yang dapat dilaksanakan untuk kurangi tanda-tanda yang ada, yakni:

  • Turunkan berat tubuh untuk penderita yang alami berat badan yang berlebih.
  • Jalani fisioterapi atau therapy okupasi.
  • Memakai alat khusus untuk menolong kurangi merasa sakit, khususnya saat berdiri dan jalan.
  • Konsumsi obat penurun merasa sakit (seperti paracetamol dan obat antiinflamasi nonsteroid), obat antidepresan (seperti duloxetine), dan obat penurun ngilu tropis (dibalurkan di bagian persendian yang alami ngilu enteng).
  • Operasi, disarankan bila penyembuhan yang sudah dilaksanakan belum sukses menangani osteoarthritis. Proses ini dilaksanakan untuk membenahi, perkuat, dan menukar persendian yang hancur.
Dalam pada itu, untuk menahan resiko osteoartritis, lanjut usia perlu teratur olahraga untuk memperkuat persendian dan tulang, minimal 20-30 menit setiap hari. Mereka harus juga jaga bentuk badan saat duduk dan berdiri, dan jaga berat tubuh supaya tidak kegemukan.

~ Artikel Dengan Tema Mengapa Lansia Rentan Alami Osteoarthritis? - ini Di Tulis Oleh Uda Nugroho





Warna kulit ketiak seharusnya sama seperti warna kulit di bagian tubuh lain. Namun, pada beberapa orang, kulit di bagian ketiak bisa tampak menghitam. Kulit ketiak hitam bisa membuat rasa percaya diri menurun. 

Berikut ini adalah berbagai faktor yang bisa meningkatkan risiko ketiak menghitam yang perlu Anda perhatikan.

Di Teruskan Oleh : Hesti Nasyiah ( Berbagai Penyebab Ketiak Hitam )