Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

Kanker Vulva - Penyebab, Gejala dan Cara Pengobatannya

Vulvar Cancer - Causes, Symptoms and Treatment

Kanker vulva umumnya diikuti dengan tonjolan atau cedera terbuka di vulva yang kerap kali dibarengi gatal. Vulva sendiri sebagai sisi paling luar dari organ seksual wanita yang mencakup bibir vagina (labia vagina), klitoris, dan kelenjar Bartholin.

Ada dua tipe kanker vulva yang paling umum terjadi, yakni:

  • Vulva melanoma, yakni kanker vulva yang berawal di sel pemroduksi pigmen yang ada di kulit vulva
  • Vulva karsinoma sel skuamosa (vulvar squamous cell carcinoma), yakni kanker vulva yang berawal di sel tipis yang melapis permukaan vulva
Mayoritas kasus kanker vulva yang terjadi ialah vulva karsinoma sel skuamosa.

Penyebab Kanker Vulva

Kanker vulva berawal saat gen dalam beberapa sel vulva alami peralihan (perubahan). Perubahan itu mengakibatkan beberapa sel vulva tumbuh tidak teratasi dan jadi sel kanker. Beberapa sel kanker ini dapat semakin berkembang dan menebar ke organ badan lain.

Belumlah diketahui dengan cara tepat pemicu dari perubahan beberapa sel itu, tapi ada factor yang bisa tingkatkan resiko seorang diserang kanker vulva, diantaranya:

  • Menanggung derita infeksi HPV (human papilloma virus)
  • Mempunyai ketahanan badan kurang kuat, misalkan karena menanggung derita HIV
  • Mempunyai kisah prakanker di vulva, misalkan vulvar intraepithelial neoplasia
  • Terserang penyakit kulit di tempat vulva, seperti lichen sclerosus dan lichen planus
  • Mempunyai kisah penyakit, seperti melanoma, kanker vagina, atau kanker leher kandungan
  • Berumur di atas 65 tahun
  • Mempunyai rutinitas merokok

Gejala Kanker Vulva

Pada tahapan (fase) awalnya, kanker vulva kemungkinan tidak memunculkan tanda-tanda sama sekalipun. Tetapi, bersamaan perubahan penyakit, pasien bisa alami tanda-tanda sebagai berikut:

  • Gatal yang mengusik di vulva
  • Cedera terbuka di vulva
  • Perih dan ngilu di vulva
  • Pendarahan di luar periode menstruasi atau sesudah menopause
  • Kulit di tempat vulva menebal dan berbeda warna jadi lebih gelap
  • Tonjolan yang seperti kutil di vulva
  • Sakit saat buang air kecil

Fase Kanker Vulva

Sesudah hasil pengecekan didapatkan, dokter bisa tentukan tahapan perubahan (fase) kanker vulva. Penetapan fase kanker ini akan dipakai oleh dokter untuk tentukan sistem penyembuhan yang akurat. Fase kanker vulva itu mencakup:

  • Fase 1.Ada tumor kecil di vulva atau tempat antara vagina dan anus (perineum). Kanker ini belum menebar ke kelenjar getah bening atau organ lain di badan.
  • Fase 2. Tumor sudah berkembang dan menebar ke organ disekelilingnya, seperti sisi bawah aliran kencing (uretra), vagina, dan anus.
  • Fase 3. Pada fase ini, penebaran kanker semakin meluas, dimulai dari uretra, vagina, kandungan kemih, sampai kelenjar getah bening.
  • Fase 4. Kanker sudah menebar ke banyak kelenjar getah bening, sisi atas uretra atau vagina, kandungan kemih, dan tulang panggul. Pada fase 4 ini, terbuka peluang kanker sudah menebar ke organ badan yang lain jauh dari vulva.

Pengobatan Kanker Vulva

Penyembuhan kanker vulva bergantung pada keadaan pasien, tipe kanker vulva, dan tingkat keparahannya. Sistem penyembuhan yang bisa dilaksanakan oleh dokter mencakup operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Berikut ialah penuturannya:

  • Operasi
Ada banyak tipe operasi yang bisa dilaksanakan oleh dokter untuk menangani kanker vulva, yakni:

  • Pengangkatan jaringan kanker di vulva dan sejumlah kecil jaringan sehat disekitaran kanker (radical wide local excision)
  • Pengangkatan mayoritas vulva, terhitung satu atau ke-2 bibir vagina dan klitoris (radical segmental vulvectomy)
  • Pengangkatan semua sisi vulva, terhitung sisi dalam dan luar bibir vagina, dan klitoris (radical vulvetomy)
  • Pengangkatan sejumlah kecil (sentinel node biopsy) atau keseluruhnya kelenjar getah bening di selangkangan (groin lymphadenectomy) bila kanker vulva sudah menebar ke kelenjar getah bening disekelilingnya

  • Kemoterapi
Kemoterapi ialah pemberian beberapa obat untuk membunuh sel kanker. Obat yang dipakai dapat disuntikkan atau diminum. Kemoterapi dapat digabungkan dengan radioterapi jika kanker vulva sudah menebar ke kelenjar getah bening. Kemoterapi dan radioterapi bisa juga digabungkan untuk menyusutkan sel kanker saat sebelum operasi, buat tingkatkan kesempatan kesuksesan operasi.

  • Radioterapi
Radioterapi ialah sistem pengatasan memakai sinar-X atau cahaya proton untuk membunuh sel kanker. Selainnya bermanfaat untuk menyusutkan sel kanker saat sebelum operasi, radioterapi dilaksanakan untuk membunuh sel kanker di kelenjar getah bening yang gagal dijadikan operasi. Proses pengatasan kanker vulva dengan radioterapi dilaksanakan dengan bertahap. Radioterapi biasanya dilaksanakan sekitar 5x dalam satu minggu sepanjang beberapa minggu.

~ Artikel Dengan Tema Kanker Vulva - Penyebab, Gejala dan Cara Pengobatannya - ini Di Tulis Oleh Widya Wijayanti