Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats
Cavana Skin

Inilah Bedanya Artritis Gout dengan Osteoarthritis

The difference between Gouty Arthritis and Osteoarthritis

Pernah dengar penyakit namanya artritis gout atau gout? Jika masih asing, bagaimana dengan asam urat? Nach, gout atau asam urat ialah penyakit yang serang persendian karena kandungan asam urat yang terlampau tinggi pada darah. Keadaan ini dapat memunculkan lebam dan rasa ngilu pada persendian badan.

Ada asam urat, ada juga osteoarthritis yang dapat serang persendian karena kerusakan pada tulang riskan. Keadaan ini dapat mengakibatkan beberapa sendi berasa kaku, sakit, dan lebam. Walau sama serang persendian, asam urat dan osteoarthritis tidak sama.

Lalu, apa sich ketidaksamaan asam urat dan osteoarthritis?

Ketahui Tanda-tanda Asam Urat

Asam urat sebagai senyawa alami yang dibuat badan. Senyawa ini tercipta proses dari penguraian zat purin yang ada pada makan dan minuman.

Sepanjang kandungannya normal, karena itu asam urat tidak memunculkan permasalahan. Tetapi, lain kembali ceritanya saat kandungannya melesat, karena itu bermacam keluh kesah mulai banyak muncul.

Pada tubuh yang normal, asam urat dapat terlarut dan keluar melalui urine. Tetapi, saat badan hasilkan asam urat berlebihan, atau alami masalah dalam buang kelebihan asam urat, akan ada beragam tanda-tanda. Misalnya seperti ngilu dan lebam pada beberapa sendi badan.

Nach, berikut tanda-tanda asam urat menurut pakar di National Institutes of Health - MedlinePlus dan sumber yang lain:

  • Persendian terlihat merah dan berasa hangat, atau halus dan membesar.
  • Rawan gerak menjadi terbatas, kemungkinan tidak bisa gerakkan sendi secara normal.
  • Biasanya, cuman satu atau beberapa persendian yang dipengaruhi. Jempol kaki, lutut, atau pergelangan kaki ialah sisi yang kerap terimbas. Kadang, beberapa sendi yang lain dapat lebam dan ngilu.
  • Demam (tidak selamanya).
  • Merasa sakit ada secara mendadak, kerap kali terjadi saat malam hari. Nyerinya kerap kali jadi kronis, seperti berdenyut, berasa hancur, atau menganiaya.
  • Ketaknyamanan yang berkelanjutan. Sesudah merasa sakit yang paling kronis berkurang, mungkin ada merasa tidak nyaman yang berjalan sepanjang sekian hari sampai beberapa minggu. Tetapi, gempuran seterusnya condong bertahan semakin lama dan memengaruhi semakin banyak persendian.

Tanda-tanda Osteoarthritis

  • Munculnya merasa sakit, persendian tredampak kemungkinan sakit sepanjang atau sesudah bergerak.
  • Kekakuan, kekakuan persendian kemungkinan paling umum terjadi di saat bangun.
  • Kehalusan, persendian kemungkinan berasa halus saat didesak.
  • Kehilangan elastisitas, tidak dapat gerakkan persendian lewat beragam pergerakannya.
  • Taji tulang, timbulnya tulang tambahan seperti gumpalan keras. Taji tulang bisa tercipta disekitaran persendian yang terserang.
  • Bengkak, disebabkan karena infeksi jaringan lunak disekitaran persendian.

Ringkasannya, pemicu asam urat dan osteoarthritis tidak sama. Ke-2 nya mempunyai beberapa ketidaksamaan tanda-tanda. Misalnya, asam urat biasanya serang jempol kaki, lutut, atau pergelangan kaki. Dalam pada itu, osteoarthritis biasanya serang persendian jemari tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung.

~ Artikel Dengan Tema Bedanya Artritis Gout dengan Osteoarthritis - ini Di Tulis Oleh Sidiq Lanjar Anggriawan M.M.





Salah satu penyebab kulit ketiak hitam yang paling umum adalah sering menghilangkan bulu ketiak dengan cara mencukur atau mencabut bulu ketiak.

Hal tersebut dapat membuat kulit mudah mengalami iritasi dan memicu produksi melanosit, yaitu sel penghasil pigmen atau warna alami kulit (melanin), secara berlebihan.

Di Teruskan Oleh : Tirta Pranowo ( Iritasi Kulit Menyebabkan Ketiak Menghitam )







Kulit ketiak hitam juga bisa disebabkan oleh infeksi bakteri Corynebacterium minutissimum. Bakteri ini biasanya tumbuh subur jika sesoerang banyak berkeringat, tinggal di lingkungan yang lembap, kurang menjaga kebersihan tubuh, atau menderita masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes dan obesitas.

Di Teruskan Oleh : Kariman Mangunsong ( Infeksi Bakteri dapat Menyebabkan Ketiak Hitam )







Deodoran akan meningkatkan keasaman (pH) ketiak untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Namun, produk perawatan ini mengandung alkohol, paraben, dan berbagai zat kimia lain yang dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit ketiak.

Seiring waktu, peradangan dan iritasi membuat kulit ketiak tampak lebih tebal, gelap, dan menghitam. Jika penyebab ketiak hitam berasal dari deodoran, sebaiknya Anda menghentikan pemakaian produk ini dan beralih menggunakan deodoran alami.

Di Teruskan Oleh : Jail Maulana ( Deodoran Menyebabkan Ketiak Hitam )







Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bulu ketiak, yaitu waxing, menggunakan sinar laser, dan cukur menggunakan pisau cukur. Dari ketiga metode yang bisa dilakukan, cukur menggunakan pisau cukur dinilai paling praktis dan murah karena bisa dilakukan sendiri di rumah.

Namun, penggunaan pisau cukur yang tidak sesuai dinilai bisa menyebabkan kulit ketiak menjadi iritasi sehingga membuat ketiak hitam. Jika kamu ingin mencukur bulu ketiak, pastikan untuk tidak terlalu sering dan gunakan alat cukur dengan pisau yang steril dan tajam. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko iritasi pada kulit ketiak.

Di Teruskan Oleh : Agnes Astuti ( Mencukur Rambut Ketiak )







Melakukan eksfoliasi untuk mengangkat kulit mati perlu dilakukan pada tubuh untuk membuat kulit menjadi tetap sehat dan cerah. Bukan hanya pada tubuh yang terlihat, pada bagian lipatan, seperti ketiak juga perlu dilakukan agar sel kulit mati tidak menumpuk.

Penumpukan sel kulit mati dapat menyebabkan ketiak menjadi hitam. Kondisi ini juga membuat aroma ketiak menjadi tidak sedap. Jadi, jangan lupa membersihkan ketiak secara optimal saat kamu sedang mandi atau melakukan eksfoliasi kulit tubuh.

Di Teruskan Oleh : Bambang Indra Latupono ( Sel Kulit Mati Penyebab Kulit Ketiak Menghitam )







Pastikan kamu menggunakan pakaian dengan ukuran yang nyaman untuk sehari-hari. Menggunakan pakaian yang terlalu kecil tentunya akan membuat gesekan bahan pakaian dan kulit ketiak. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, kondisi ini memicu iritasi kulit ketiak yang menyebabkan ketiak menjadi hitam.

Di Teruskan Oleh : Paiman Natsir ( Penggunaan Baju yang Terlalu Kecil )