Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

Hentikan Makan Pedas jika Anda Alami Gangguan ini

Konsumsi makanan pedas memang buat suka. Tetapi, dibalik rasa nikmat yang tagih itu, kebanyakan konsumsi makanan pedas dapat memacu gangguan-gangguan kesehatan.

Kesehatan usus tiap orang berlainan. Makanan pedas bisa mengakibatkan seseorang sakit di perut, tetapi buat seseorang kembali dapat tidak ada apa-apa. Makanan pedas mempunyai faedah kesehatan. Cabe misalkan sebagai sumber vitamin E, A, B16, K, dan zat besi dan serat. Ada pula rempah-rempah sebagai tipe makanan pedas yang lain yang mempunyai manfaat anti-inflamasi.


Bila kamu nikmati makanan pedas dan mengkonsumsinya tidak mengusik perut, pakar nutrisi menjelaskan tidak ada argumen untuk menghindariinya. Tetapi, jika kamu alami gangguan-gangguan ini, waktunya stop konsumsi makanan pedas. Apa saja itu?

Mulas

Mulas saat konsumsi makanan pedas terjadi saat asam lambung naik ke aliran makan, hingga memacu kesan terbakar di dada. Paprika, kari, dan makanan pedas yang lain bisa memacu refluks cairan lambung ke esofagus yang mengakibatkan mulas.

Ditambahkan lagi, banyak makanan pedas memiliki kandungan senyawa yang disebutkan capsaicin, yang perlambat pergerakan pencernaan. Maka dari itu, makanan akan bertahan semakin lama di perut yang sudah tentu tingkatkan resiko mulas

Jerawat

Secara eksklusif, efek yang bisa saja dirasakan saat konsumsi makanan pedas ialah munculnya jerawat. Selesai melahap makanan pedas, temperatur badan naik hingga hasilkan keringat yang memacu pelepasan minyak di kulit. Kotoran dan bakteri terjebak oleh minyak itu dan jadi memperburuk keadaan kulit seperti jerawat.

Saat makanan pedas membuat infeksi di usus dengan tanda-tanda dimulai dari sakit di perut, refluks asam, kadang infeksi ini kelihatan di kulit yang diikuti dengan kulit kemerahan, jerawat, atau bahkan juga eksim.

Diare

Diare dapat disebabkan karena makanan yang memiliki kandungan minyak, stimulasi, bahan bikinan, dan rempah-rempah. Kenyataannya, bumbu pedas adalah sumber diare karena makanan yang paling biasa terjadi. Capsaicin dalam beberapa makanan pedas bisa membuat iritasi susunan lambung atau usus, yang kemungkinan mempunyai dampak pencahar.

Bau Mulut yang Signifikan

Bawang dan bawang putih ialah beberapa pemicu berbau mulut, tapi makanan pedas dapat menjadi sumbernya. Saat kamu alami mulas, isi perut naik kembali lagi ke tenggorokan yang bisa mengakibatkan gas bau tidak lezat keluar mulut.

Insomnia

Makanan pedas bisa mengakibatkan mulas dan keadaan ini dapat semakin bertambah kronis saat kamu berusaha untuk tidur. Tiduran mempermudah asam di perut naik ke atas, dan membakar susunan esofagus. Mengakibatkan ada merasa tidak nyaman yang karena mulas dan membuat kamu susah tidur. Untuk menghindariinya, upayakan tidak untuk konsumsi makanan pedas terlampau tengah malam, dan tidak boleh duduk kelamaan sesudahnya.

Sakit Tenggorokan

Konsumsi makanan pedas bisa mengakibatkan pita suara memperoleh rangsangan, hingga memacu suara parau. Konsumsi makanan pedas membuat kamu bernada parau. Bukan hanya dapat membuat iritasi kerongkongan, makanan pedas bahkan juga dapat semakin menghancurkan karena bisa memacu refluks asam.


Berkeringat Tanpa Henti

Berkeringat sesudah konsumsi makanan pedas ialah tanggapan yang lumrah. Itu ialah langkah badan coba mendinginkan temperatur badanmu. Tetapi, bila kamu berkeringat tiada henti setiap konsumsi makanan pedas, sebaiknya kamu mulai stop mengkonsumsinya.

~ Artikel Dengan Tema Hentikan Makan Pedas jika Anda Alami Gangguan ini - ini Di Tulis Oleh Patricia Haryanti