Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

Hati-hati!! Tekanan Darah Tinggi saat Hamil Bisa Sebabkan Kelahiran Prematur

Kompleksitas dari tekanan darah tinggi untuk ibu dan bayi satu diantaranya ialah kelahiran prematur. Kelahiran akan disebutkan prematur bila dia terjadi saat sebelum umur kehamilan 37 minggu dan berat tubuh lahir rendah, yaitu saat bayi lahir dengan berat kurang dari 2,2 kg.

Kelahiran prematur ini dapat muncul karena tekanan darah yang tinggi membuat bayi lebih susah untuk memperoleh oksigen dan gizi yang cukup buat tumbuh, hingga ibu kemungkinan harus melahirkan bayi lebih cepat.

Menurut beberapa pakar, bayi yang lahir prematur bisa alami cacat cendekiawan dan perubahan periode panjang, yang bisa mempengaruhi mereka berkembang dan belajar secara fisik. Bayi prematur kemungkinan alami beberapa hal misalnya:

  • Berat tubuh lahir rendah.
  • Kenaikan rawat inap sesudah melahirkan.
  • Masalah neurologis, permasalahan sikap dan keadaan kesehatan psikis.
  • Perubahan asma dan penyakit paru-paru.
  • Permasalahan gigi.
  • Kehilangan pendengaran dan pandangan.
  • Kenaikan resiko infeksi.
  • Masalah usus.
  • Cerebral palsy.

Ibu dapat alami permasalahan kesehatan yang disebabkan karena tekanan darah tinggi sepanjang kehamilan. Ini terhitung penyakit jantung, penyakit ginjal dan stroke. Kompleksitas tambahan yang disebabkan karena tekanan darah tinggi saat hamil terhitung preeklamsia, yaitu masalah tekanan darah kronis yang bisa memengaruhi semua organ ibu dan mengakibatkan kelahiran prematur dan kenaikan resiko kesehatan untuk ibu di masa datang.

Berikut penyebabnya kenapa penting untuk wanita untuk pahami resiko mereka terserang tekanan darah tinggi saat sebelum hamil, dan belajar bagaimana mengelolanya.

Hal yang Dapat Dilaksanakan untuk Kurangi Resiko

Menjaga diri kita secara baik seperti mengganti pola hidup jadi lebih sehat ialah langkah terbaik untuk menahan beragam kompleksitas sepanjang kehamilan. Cara-cara yang dapat kamu kerjakan, diantaranya:

  • Teratur Berjumpa dengan Dokter. Yakinkan selalu untuk periksakan keadaan kesehatan sepanjang kehamilan dengan teratur sepanjang kehamilan.
  • Minum Obat Sama sesuai Resep. Dokter tentunya akan memberi resep obat yang paling aman dengan jumlah yang paling tepat. Beberapa obat tekanan darah dipandang aman untuk dipakai sepanjang kehamilan, tapi penghalang enzim pengubah angiotensin (ACE), penghalang reseptor angiotensin II, dan penghalang renin biasanya perlu dijauhi sepanjang kehamilan. Minum obat sama seperti yang ditetapkan. Tidak boleh stop minum obat atau sesuaikan jumlah sendiri.
  • Masih tetap Aktif. Turuti referensi dokter untuk kegiatan fisik yang bagus dilaksanakan sepanjang hamil.
  • Makan-Makanan yang Sehat. Kunjungi pakar nutrisi bila kamu memerlukan kontribusi tambahan atau ingin memperoleh referensi diet yang sehat.
  • Jauhi Hal-Hal yang Dilarang. Jauhi rokok, alkohol, dan beberapa obat terlarang. Bahas sama dokter saat sebelum konsumsi obat yang dipasarkan bebas.

~ Artikel Dengan Tema Tekanan Darah Tinggi saat Hamil - ini Di Tulis Oleh Melinda Cinthia Usada