Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats
Cavana Skin

Dermatitis Kontak - Penyebab, Gejala dan Pengobatanya

Contact Dermatitis - Causes, Symptoms and Treatment

Dermatitis kontak tidak menular atau berbahaya, tetapi bisa menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya. Pengobatan dermatitis kontak dapat dilakukan dengan mengidentifikasi dan menghindari penyebab munculnya kondisi ini.

Penyebab Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak disebabkan oleh paparan zat yang menyebabkan iritasi atau reaksi alergi pada kulit. Berdasarkan penyebab tersebut, dermatitis kontak dibagi menjadi:

  • Dermatitis kontak iritasi
Jenis ini terjadi ketika lapisan luar kulit bersentuhan dengan zat tertentu yang menyebabkan lapisan pelindung kulit mengalami kerusakan. Jenis dermatitis inilah yang paling sering terjadi.

Beberapa zat yang dapat memicu dermatitis kontak iritasi adalah sabun, detergen, sampo, cairan pemutih, zat yang berada di udara (misalnya serbuk gergaji atau serbuk wol), tumbuhan, pupuk, pestisida, asam, alkali, minyak mesin, parfum, dan bahan pengawet, maupun penggunaan alat cukur rambut yang tidak tepat.

  • Dermatitis kontak alergi
Jenis ini terjadi ketika kulit bersentuhan dengan zat alergen yang memicu sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan, sehingga menyebabkan kulit gatal dan meradang.

Zat alergen yang sering memicu reaksi alergi pada kulit antara lain obat-obatan topikal (misalnya krim antibiotik), zat yang ada di udara (misalnya serbuk sari), tanaman, bahan logam dalam perhiasan, karet, dan bahan kosmetik (misalnya cat kuku dan pewarna rambut).

Gejala Dermatitis Kontak

Gejala dermatitis kontak dapat muncul pada bagian tubuh mana pun yang bersentuhan langsung dengan zat pemicu. Gejala tersebut dapat muncul dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam setelah kontak terjadi, dan dapat berlangsung selama 2–4 minggu.

Berikut ini adalah beberapa gejala umum dermatitis kontak:

  • Muncul ruam kemerahan
  • Kulit gatal yang dapat terasa parah
  • Kulit kering, bersisik, atau pecah-pecah
  • Muncul bentol atau lepuhan berisi air yang dapat pecah lalu mengering
  • Kulit terasa hangat atau panas
  • Kulit menebal atau menggelap
  • Kulit membengkak
  • Kulit nyeri ketika ditekan

Gejala dermatitis kontak dapat bervariasi pada setiap penderita, tergantung penyebab dan sensitivitas kulit terhadap zat pemicu. Penderita juga dapat mengalami gejala yang berbeda dari waktu ke waktu.

Pengobatan Dermatitis Kontak

Sebagian besar dermatitis kontak akan hilang dengan sendirinya, begitu tidak terjadi lagi kontak antara kulit dengan zat penyebabnya. Namun, untuk meredakan gejala yang timbul, terdapat beberapa pengobatan yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Perawatan mandiri di rumah
Sebagai langkah awal pengobatan dermatitis kontak, penderita dapat melakukan perawatan mandiri di rumah, seperti:

  • Mengompres dingin area yang terkena dermatitis kontak
  • Tidak menggaruk area yang terkena dermatitis kontak
  • Menjaga kebersihan tangan dengan cara mencuci tangan agar kulit yang terkena dermatitis kontak terhindar dari infeksi
  • Menggunakan pelembap kulit, agar kulit tidak kering dan lebih cepat sembuh

  • Obat-obatan
Jika upaya meredakan gejala di rumah tidak menunjukkan hasil, dokter dapat meresepkan obat-obatan berupa:

  • Krim atau salep kortikosteroid, seperti hydrocortisone atau clobetasol, yang dioleskan pada kulit 2 kali sehari
  • Tablet kortikosteroid, untuk pasien dermatitis kontak dengan area kulit yang cukup luas
Kedua jenis obat di atas harus dipakai sesuai anjuran dokter. Penggunaan yang berlebihan atau justru kurang dapat menurunkan efektivitas obat dan bahkan berisiko menyebabkan efek samping yang bisa memperburuk kondisi kulit.

  • Terapi
Apabila pemberian obat-obatan di atas belum juga bisa meredakan gejala, dokter dapat melakukan penanganan dengan metode seperti berikut:

  • Terapi imunosupresan, untuk mengurangi peradangan dengan menekan sistem imun tubuh
  • Fototerapi, untuk mengembalikan penampilan kulit seperti semula pada area kulit yang terkena dermatitis kontak
  • Pemberian obat golongan retinoid, untuk membantu regenerasi kulit baru dan mengurangi peradangan, terutama pada dermatitis kontak di tangan

~ Artikel Dengan Tema Dermatitis Kontak - Penyebab, Gejala dan Pengobatanya - ini Di Tulis Oleh Icha Suryatmi





Tak sedikit orang yang belum mengetahui bahwa gula tak hanya dipakai untuk menambah rasa manis. Sebab, gula bisa dimanfaatkan untuk membantu proses pelepasan atau pengelupasan kulit. Coba campurkan gula dan minyak zaitun, kemudian oleskan pada area yang gelap, seperti siku dan lutut. Tekstur kasar yang dimiliki gula dapat berperan sebagai scrub alami guna mengangkat sel kulit mati pada bagian tersebut. 

Di Teruskan Oleh : Cayadi Adriansyah ( Memutihkan Siku dan Lutut Menggunakan Gula )







Beberapa orang beranggapan, sebagian besar jenis minyak dapat dipakai untuk pelembap alami kulit. Nyatanya, hanya beberapa jenis yang bisa membantu mencerahkan kulit, salah satunya adalah minyak kelapa. Selesai mandi, kamu bisa menggunakan minyak tersebut secara merata pada area yang memiliki warna lebih gelap. Lakukan secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

Di Teruskan Oleh : Harsana Hakim ( Memutihkan Siku dan Lutut Menggunakan Minyak Kelapa )







Lidah buaya kerap digunakan sebagai produk perawatan rambut. Namun, bahan alami ini ternyata juga sangat baik untuk membantu mencerahkan siku dan lutut yang menghitam. Cara menggunakannya juga tidak sulit, kok.

Kamu hanya perlu membagi lidah buaya menjadi dua. Lalu, ambillah gel yang ada di bagian dalamnya, oleskan pada area siku dan lutut yang menghitam. Lidah buaya dapat menjadi pelembap kulit alami untuk membantu mengurangi bagian gelap kulit apabila dipakai secara teratur. 

Di Teruskan Oleh : Wani Wijayanti ( Memutihkan Siku dan Lutut Menggunakan Lidah Buaya )







Selain gula, kamu juga bisa membuat scrub dari soda kue. Caranya, campurkan soda kue dengan air secukupnya hingga teksturnya sedikit mengental. Lalu, oleskan pada siku dan lutut. Scrub ini dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang ada di kulit tangan, kaki, bahkan kulit wajah. .

Di Teruskan Oleh : Candra Permadi S.Psi ( Memutihkan Siku dan Lutut Menggunakan Soda Kue )







Bagi jeruk lemon menjadi dua, lalu usapkan pada area siku dan lutut. Namun, perhatikan. Sebaiknya kamu tidak mengoleskan lemon pada area luka yang terbuka karena bisa menimbulkan rasa perih. Kamu bisa melakukan cara ini rutin sebelum tidur malam. Lalu, bilas dengan air bersih esok harinya. 

Di Teruskan Oleh : Satya Budiman ( Memutihkan Siku dan Lutut Menggunakan Lemon )