Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

Cara Pengobatan Kanker Kandung Kemih secara Medis

Pengobatan kanker kandung kemih tergantung pada jenis kanker, stadium, usia, dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah:

Imunoterapi

Imunoterapi adalah pemberian obat atau vaksin untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan sel kanker. Imunoterapi bisa dilakukan dengan menyuntikkan vaksin langsung ke kandung kemih (intravesikal).

Vaksin yang digunakan pada imunoterapi kanker kandung kemih adalah vaksin BCG yang digunakan untuk mencegah tuberkulosis (TB). Vaksin ini akan menarik sel-sel kekebalan tubuh ke kandung kemih untuk melawan sel kanker.

Kemoterapi

Kemoterapi adalah pemberian dua obat atau lebih untuk membunuh sel kanker. Sama seperti imunoterapi, obat kemoterapi bisa disuntikkan langsung ke kandung kemih atau disuntikkan melalui pembuluh darah vena.

Obat yang sering digunakan dalam kemoterapi kanker kandung kemih adalah kombinasi antara cisplatin dengan methotrexate atau vinblastin.

Radioterapi

Radioterapi atau terapi radiasi bertujuan untuk membunuh sel kanker dengan bantuan sinar radiasi tingkat tinggi, seperti sinar X dan proton. Pada beberapa kasus, radioterapi bisa dikombinasikan dengan kemoterapi atau dilakukan setelah operasi pengangkatan sel kanker.

Operasi

Jenis operasi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kanker kandung kemih antara lain:

  • Transurethral resection of bladder tumor(TURBT), yaitu pengangkatan kanker menggunakan kawat khusus atau resectoscope
  • Kistektomi parsial, yaitu pengangkatan sebagian kandung kemih yang terkena sel kanker
  • Kistektomi radikal, yaitu pengangkatan seluruh kandung kemih dan sebagian organ di sekitarnya

~ Artikel Dengan Tema Pengobatan Kanker Kandung Kemih secara Medis - ini Di Tulis Oleh Tari Pertiwi





Oleskan pelembap beberapa kali sehari, khususnya saat kulit mulai terasa kering. Selain itu, pastikan juga untuk menggunakan pelembap setelah mencuci tangan, mencuci muka, atau mandi. Untuk bahannya, kamu dapat memilih produk yang memiliki kandungan seperti urea, ceramide, asam lemak dan gliserol (juga dikenal sebagai gliserin), shea butter, dan cocoa butter.

Pastikan juga untuk tidak memilih produk yang bebas pewangi yang tidak menyebabkan jerawat (non comedogenic), dan tidak mengandung zat penyebab alergi (hypoallergenic). 

Kamu juga perlu menghindari produk yang mengandung sodium lauryl sulfate, karena bersifat mengeringkan. Agar hasilnya optimal, pastikan untuk terlebih dahulu berdiskusi dengan dokter, terkait penggunaan kandungan pelembap yang cocok untuk kulitmu. 

Di Teruskan Oleh : Karimah Natalia Haryanti S.E.I ( Apakah Pelembab dapat Mencegah Kulit Kering?? ini jawabanya )







Mencuci wajah dengan lembut, setidaknya dua kali sehari dan setelah berkeringat. Pastikan untuk menggunakan pembersih yang lembut, bebas alkohol, dan tidak berbusa pada wajah. 

Cobalah menggunakan produk yang dapat membantu memperbaiki kulit, seperti asam stearat (ditemukan dalam shea butter) atau asam linoleat (ditemukan dalam minyak argan dan lainnya).

Namun, jika kamu memiliki kulit sensitif, pastikan untuk mencuci wajah hanya pada malam hari menggunakan pembersih yang bersifat sebagai eksfoliator. Di waktu yang lain, seperti pagi dan siang hari, kamu bisa mencuci muka hanya dengan air. 

Di Teruskan Oleh : Martana Nababan ( Apakah Pembersih yang Lembut bisa mengatasi kulit kering?? berikut penjelasanya )







Selanjutnya yang dapat dilakukan adalah menggunakan produk khusus. Ketika akan mencuci tangan, gunakanlah sabun pelembap bebas pewangi dan bebas alergen atau hypoallergenic. Kemudian, oleskan krim pelembap saat tangan masih basah.  Ketika mandi, gunakanlah krim pembersih atau shower gel tanpa sabun. Namun, kamu dapat menggunakan sabun di area yang diperlukan, seperti ketiak dan selangkangan. 

Di Teruskan Oleh : Gina Namaga S.I.Kom ( Apakah kulit kering dan besisik perlu menggunakan produk khusus?? Ini penjelasan lengkapnya )







Kamu juga bisa mencoba menggunakan bahan-bahan alami, seperti minyak zaitun, minyak jojoba dan madu untuk mengatasi kulit wajah kering. Oleskan minyak zaitun dan minyak jojoba pada wajah dan pijat lembut dengan gerakan melingkar, hingga minyak meresap ke dalam kulit, lalu bersihkan. 

Sementara itu untuk bahan madu, kamu bisa mengoleskan pada bagian kulit wajah yang kering, lalu diamkan selama 10 menit, kemudian bersihkan.

Di Teruskan Oleh : Prayitna Vega Prakasa ( Apa saja bahan alami untuk mengatasi kulit kering?? ini selengkapnya )







Orang sering menyepelekan kebutuhan air putih harian, padahal, konsumsi air putih adalah salah satu cara menghidrasi kulit wajah. Memiliki kulit wajah yang halus, sehat dan berseri adalah hal yang diinginkan semua wanita. 

Namun, pekerjaan yang mengharuskan kamu berlama-lama berada di bawah sinar matahari, radikal bebas, atau kandungan kimia dari kosmetik yang kamu gunakan dapat membuat kulit wajah menjadi kering, mengelupas, bahkan bersisik. 

Di Teruskan Oleh : Hafshah Handayani ( Apakah Minum Air Putih Efektif Untuk Mengatasi Kulit Kering?? Ini jawabanya )