Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

Berbagai Faktor Risiko Anemia Hemolitik

Risk Factors for Hemolytic Anemia

Anemia hemolitik bisa terjadi lantaran sel darah merah hancur terlalu dini. Sel darah merah ini kemudian dikeluarkan dari aliran darah sebelum siklus hidup normal sel berakhir.

Gangguan kesehatan ini bisa terjadi karena beberapa faktor. Misalnya akibat diwariskan yang berarti orangtua menurunkan gen yang memicu kondisi tersebut. Selain itu, anemia hemolitik juga bisa terjadi karena diperoleh, yang berarti kamu tidak memiliki gen pemicu, tetapi tubuh mengembangkan kondisi tersebut secara alami. Parahnya lagi pada beberapa kasus, penyebab anemia hemolitik tidak bisa terdeteksi.

Kasus anemia hemolitik yang diwariskan, pengidapnya memiliki kecacatan pada gen yang mengontrol produksi sel-sel darah merah. Gen sel darah merah yang cacat ini diturunkan dari salah satu atau kedua orangtua. Gangguan pada sel darah merah yang disebabkan oleh gen cacat ini bisa melibatkan hemoglobin, membran sel, atau enzim yang menjaga sel darah merah yang sehat. Sel yang abnormal sangat rapuh dan mudah pecah ketika bergerak melalui aliran darah. Jika hal ini terjadi, organ yang disebut limfa akan membuang puing-puing sel dari aliran darah.

Sementara pada kasus anemia hemolitik yang diperoleh, tubuh membuat sel darah merah secara normal. Namun, akibat berbagai penyakit, kondisi, atau faktor lain, sel darah merah ini akan hancur dengan mudah. Kondisi yang menjadi pemicu hancurnya sel darah merah, yaitu: 

  • Gangguan sistem imun
  • Infeksi
  • Reaksi terhadap obat-obatan atau transfusi darah
  • Hipersplenisme.

Apa Saja Gejala Anemia Hemolitik?

Anemia hemolitik hanya menimbulkan gejala ringan di awalnya. Kemudian, kondisi bisa memburuk secara perlahan atau tiba-tiba. Gejalanya bervariasi pada setiap pengidapnya, di antaranya:

  • Pusing
  • Kulit pucat
  • Tubuh cepat lelah
  • Demam
  • Urine berwarna gelap
  • Kulit dan bagian putih mata menguning (penyakit kuning)
  • Perut terasa tidak nyaman akibat organ limpa dan hati membesar
  • Jantung berdebar.

~ Artikel Dengan Tema Faktor Risiko Anemia Hemolitik - ini Di Tulis Oleh Galak Suwarno