Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

Beragam Komplikasi Kehamilan yang Umum

Pregnancy Complications

Komplikasi kehamilan sebagai masalah kesehatan yang terjadi selama saat kehamilan. Masalah kesehatan itu bisa mengikutsertakan masalah pada kesehatan ibu, kesehatan bayi atau bahkan juga ke-2 nya.

Beberapa wanita hamil mempunyai permasalahan kesehatan yang ada semaka kehamilan, dan ada pula beberapa wanita yang mempunyai permasalahan kesehatan saat sebelum hamil yang dapat berbuntut pada komplikasi sepanjang kehamilan. Maka dari itu, penting untuk wanita untuk memperoleh perawatan kesehatan sebelum serta sepanjang kehamilan untuk kurangi resiko komplikasi kehamilan.

Berikut komplikasi umum yang dirasakan wanita sepanjang kehamilan:

Anemia

Anemia sebagai keadaan saat badan mempunyai jumlah sel darah merah sehat yang lebih rendah dari jumlahnya normal. Wanita hamil yang alami anemia kemungkinan berasa capek dan kurang kuat. Tetapi, keadaan itu dapat ditangani dengan menyembuhkan pemicunya, dan ditolong dengan konsumsi suplemen zat besi dan asam folat.

Penekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi terjadi saat arteri yang bawa darah dari jantung ke organ dan plasenta menyempit. Keadaan itu dapat tempatkan ibu dan bayinya pada resiko beragam permasalahan kesehatan. Keadaan itu tingkatkan resiko berlangsungnya banyak komplikasi kehamilan lain, seperti preeklamsia, solusio plasenta, dan diabetes gestasional.

Wanita hamil dengan tekanan darah tinggi beresiko semakin tinggi untuk melahirkan bayi saat sebelum waktunya atau persalinan prematur, melahirkan bayi dengan berat tubuh yang rendah, dan kematian bayi.

Maka dari itu, penting untuk mengulas permasalahan tekanan darah sama dokter kandungan ibu saat sebelum hamil, hingga perlakuan pengatasan dan kontrol yang pas pada tekanan darah ibu dapat dilaksanakan saat sebelum kehamilan. Konsumsi obat untuk tekanan darah tinggi penting untuk dilaksanakan saat sebelum, sepanjang, dan sesudah kehamilan.

Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional terjadi saat seorang wanita yang tidak menderita diabetes saat sebelum kehamilan, meningkatkan keadaan itu sepanjang kehamilan. Peralihan hormon karena kehamilan mengakibatkan badan tidak hasilkan cukup insulin untuk jaga kandungan gula darah masih tetap konstan, atau mungkin tidak memakainya secara normal. Mengakibatkan, glukosa dapat menimbun di darah dan mengakibatkan diabetes sepanjang kehamilan.

Mengaplikasikan skema makan yang sehat dan ikuti gagasan perawatan yang disarankan oleh dokter kandungan ialah langkah terbaik untuk kurangi atau menahan permasalahan yang berkaitan dengan diabetes sepanjang kehamilan. Masalahnya jika tidak dikendalikan, diabetes gestasional dapat mengakibatkan preeklamsia dan melahirkan bayi yang besar yang tingkatkan resiko kelahiran sesar.

Preeklamsia

Preeklamsia ialah komplikasi serius yang bisa menyebabkan kelahiran prematur sampai memberikan ancaman keselamatan jiwa. Pemicunya belumlah diketahui dengan cara tepat, tetapi ada banyak wanita yang beresiko semakin tinggi untuk merasakannya, seperti wanita yang berumur 35 tahun ke atas, mempunyai kisah preeklamsia pada kehamilan awalnya, mempunyai keadaan klinis tertentu (diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit ginjal), hamil dua ataupun lebih anak.

Persalinan Prematur

Persalinan prematur terjadi saat seorang wanita melahirkan saat sebelum minggu ke-37 kehamilan. Persalinan itu terjadi saat sebelum organ bayi, seperti paru-paru dan otak, usai berkembang. Beberapa obat tertentu dapat hentikan persalinan. Dokter umumnya menyarankan ibu untuk istirahat keseluruhan pada tempat tidur supaya bayi tidak lahir terlampau awal.

Keguguran

Keguguran ialah kematian janin yang terjadi sepanjang 20 minggu awal kehamilan. Menurut American Pregnancy Association (APA), nyaris sekitar 20 % kehamilan antara wanita sehat akan usai dengan keguguran. Kadang, ini dapat terjadi bahkan juga saat sebelum seorang wanita mengetahui kehamilannya. Dalam umumnya kasus, keguguran tidak dapat dihindari.

Kehilangan kehamilan sesudah minggu ke-20 kehamilan disebutkan lahir mati. Kerap kali pemicunya tidak dikenali. Permasalahan yang dapat mengakibatkan bayi lahir mati, diantaranya ada permasalahan dengan plasenta, permasalahan kesehatan akut pada ibu, dan infeksi.

Infeksi

Sepanjang kehamilan, bayi dalam perut ibu terlindung dari banyak penyakit, seperti flu biasa atau sakit di perut. Tetapi, ada banyak infeksi yang bisa mencelakakan ibu, bayi, atau ke-2 nya. Misalkan seperti infeksi HIV, virus hepatitis, penyakit menyebar seksual dan tuberkulosis. Beberapa infeksi itu bisa berpengaruh negatif pada kehamilan dan kemungkinan memberi resiko serius untuk ibu, hasil kehamilannya dan bayinya.

Oleh karenanya, penting untuk ibu hamil untuk lakukan skrining dan menyembuhkan infeksi itu sedini kemungkinan dan memperoleh vaksinasi pada virus. Misalnya seperti hepatitis B dan human papillomavirus, agar menahan imbas jelek yang tidak diharapkan pada kehamilan.

~ Artikel Dengan Tema Komplikasi Kehamilan - ini Di Tulis Oleh Damar Pranowo