Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

Apel Merah Vs Apel Hijau Manakah yang Lebih Sehat

Green apples and red apples

Rutin mengonsumsi satu buah apel setiap hari ternyata bisa menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Nyatanya, mengonsumsi satu buah apel setiap hari bisa membantu mencegah berbagai penyakit, sehingga tubuh tetap bugar dari tidak perlu sering menemui dokter karena keluhan penyakit.

Apel disebut sebagai jenis buah yang “super”, sebab memiliki kandungan nutrisi yang melimpah dan bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, buah apel nyaris tidak memiliki kandungan lemak serta rendah kalori, sehingga tidak perlu khawatir jika mengonsumsi buah apel dalam jumlah banyak. Selain itu, dalam satu buah apel, banyak terkandung antioksidan, serat, air, vitamin A, C, K, pektrin, dan folat.

Kandungan di dalam Apel

Dalam satu buah apel, hanya terkandung kurang dari 100 kalori. Jenis buah yang satu ini juga bebas lemak, natrium, serta kolesterol. Mengonsumsi satu buah apel berukuran sedang sudah memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh hingga 14 persen. Bahkan, ada yang menyebut bahwa buah apel memiliki kandungan antioksidan dan fitokimia yang bisa mencegah penyakit kronis, seperti penyakit Alzheimer, kanker paru, penyakit jantung, kanker payudara, diabetes, dan lain-lain.

Apel menjadi salah satu jenis buah yang cukup mudah ditemukan di pasaran, hampir di seluruh penjuru dunia. Ada apel yang berwarna merah dan ada juga yang berwarna hijau. Dari kedua jenis apel tersebut, manakah sebenarnya yang lebih sehat dan kaya gizi? Bingung mau pilih yang mana? Cek fakta di balik manfaat sehat apel merah Vs apel hijau berikut!

Apel Merah

Perbedaan warna pada kulit apel ternyata juga memiliki pengaruh terhadap manfaat kesehatan buah yang satu ini. Meski begitu, baik apel hijau maupun apel merah sama-sama mengandung jumlah serat dan vitamin C yang sama.

Tapi, pada apel merah terkandung lebih banyak beta karoten dibanding apel hijau. Tingginya kandungan beta karoten disebabkan, karena warna merah pada jenis apel ini. Kandungan beta karoten ini berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi tubuh.

Antioksidan pada apel merah juga ditemukan dari pigmen antosianin yang memberikan warna merah pada kulit apel tersebut. Manfaat antioksidan adalah untuk melawan radikal bebas, mencegah radang, antivirus, bahkan juga disebut bisa mengurangi risiko serangan kanker.

Apel Hijau

Meski kandungan beta karoten pada apel hijau kalah dibanding apel merah, namun jenis buah yang satu ini ternyata masih menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan. Apel hijau ternyata memiliki jumlah kalori dan karbohidrat hingga 10 persen lebih rendah dibanding apel merah.

Apel hijau juga memiliki polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Selain itu, kandungan gizi pada apel hijau bisa membantu meningkatkan bakteri “baik” pada usus. Kurangnya jumlah bakteri baik, terutama pada orang mengalami obesitas, bisa meningkatkan risiko gangguan metabolik dan peradangan. Mengonsumsi apel hijau secara rutin bisa membantu mengurangi risiko efek buruk tersebut.

Jadi Harus Pilih Apel Merah atau Apel Hijau?

Baik apel merah maupun apel hijau memiliki keunggulan dan manfaat sehat masing-masing. Memilih jenis apel yang akan dikonsumsi bisa dilakukan berdasarkan kebutuhan atau tujuan yang ingin dicapai. Jika konsumsi apel bertujuan untuk menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula darah, maka apel hijau menjadi pilihan yang tepat untuk dikonsumsi.

Tapi, kalau mau meningkatkan kadar antioksidan dan mencegah penuaan, maka pilih apel merah. Karena keduanya sama-sama memberi manfaat sehat, enggak ada salahnya untuk melakukan variasi atau mengonsumsi kedua jenis apel ini secara bergantian.

~ Artikel Dengan Tema Apel Merah Vs Apel Hijau Manakah yang Lebih Sehat - ini Di Tulis Oleh Julia Safitri





Kunyit sebagai salah satunya bumbu dapur yang populer akan faedah kesehatannya, tidak kecuali sebagai makanan pencegah kanker. Kunyit memiliki kandungan kurkuma yang dipercaya bisa menghalangi perubahan beberapa sel kanker, perlambat penebaran kanker, dan memperkecil tumor.

Untuk rasakan faedah antikanker dari kunyit, kamu dapat konsumsi 1/2 sendok teh bubuk kunyit sehari-harinya. Ini dapat kamu lakukan dengan menambahkan kunyit ke bahan makanan lain sebagai menambah cita-rasa makanan.

Di Teruskan Oleh : Gilda Rina Puspasari ( Kenapa kunyit bisa mencegah penyakit kanker?? Ini penjelasanya )







Konsumsi beberapa macam ikan, seperti salmon, makarel, dan teri, dikaitkan dengan pengurangan resiko terserang penyakit kanker. Masalahnya bermacam ikan ini memiliki kandungan asam lemak omega-3 dan vitamin D yang dipercayai sanggup menghalangi perkembangan sel-sel kanker.

Dengan konsumsi minimal 2 porsi ikan yang tinggi akan lemak sehat tiap minggunya, kamu dapat memperoleh jumlah asam lemak omega-3 dan vitamin D untuk menahan kanker.

Di Teruskan Oleh : Ellis Utami ( Kenapa ikan berlemak bisa mencegah penyakit kanker?? berikut ulasanya )







Bukan hanya makanan, ada pula minuman pencegah kanker, dan satu diantaranya ialah teh hijau. Teh ini memiliki kandungan anti-oksidan katekin yang sanggup melawan radikal bebas pemicu penyakit kanker. Untuk rasakan faedah teh hijau sebagai pencegah kanker, kamu dapat konsumsi 1 cangkir teh ini sehari-harinya.

Konsumsi minuman dan makanan pencegah kanker penting. Walau begitu, hal ini perlu dituruti dengan implementasi pola hidup sehat yang lain, seperti olahraga dengan teratur, istirahat yang cukup, mengatur depresi secara baik, dan tidak merokok dan batasi minuman mengandung alkohol.

Di Teruskan Oleh : Jarwadi Haryanto ( Kenapa teh hijau dapat mencegah kanker?? Ini penjelasanya )