Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

6 Penyebab Insomnia yang Jarang Disadari

Insomnia akut umumnya sebagai akibatnya karena depresi, alami satu peristiwa tidak membahagiakan, atau ada rutinitas yang mengusik tidur. Menyembuhkan pemicu yang memicunya bisa menolong menangani insomnia.

Lalu, apa pemicu insomnia? Ini penjelasannya!

Depresi

Kekuatiran mengenai tugas, sekolah, kesehatan, keuangan, atau keluarga bisa membuat pemikiran masih tetap aktif pada malam hari, hingga susah untuk tidur. Sama seperti dengan kejadian yang traumatis seperti kematian atau penyakit, perpisahan, kehilangan tugas, semua dapat mengakibatkan insomnia.

Skedul Perjalanan atau Kerja

Irama sirkadian (proses biologis yang atur kegiatan 24 jam) bertindak selaku jam intern, membantu beberapa hal seperti transisi tidur-bangun, metabolisme, dan temperatur badan. Terusiknya irama sirkadian badan ini akan mengakibatkan insomnia. Pemicunya terhitung jet lag karena melancong melewati beberapa zone waktu, bekerja di shift akhir atau awalnya, atau kerap ganti shift.

Rutinitas Tidur yang Jelek

Rutinitas tidur yang jelek terhitung agenda jam tidur yang tidak teratur, tidur siang kelamaan, lingkungan tidur yang tidak nyaman, atau memakai tempat tidur untuk bekerja, makan atau melihat TV. Segala hal ini bisa mengusik transisi tidur dan membuat insomnia.

Makan Terlampau Banyak di Malam Hari

Makan camilan saat sebelum tidur sah-sah saja, tapi makan kebanyakan bisa mengakibatkan kamu berasa tidak nyaman secara fisik saat tiduran. Beberapa orang alami mulas, karena ada saluran balik asam dan makanan dari lambung ke tenggorokan sesudah makan. Keadaan ini yang kemungkinan membuat kamu tidak dapat tidur.

Masalah Kesehatan Jiwa

Masalah kekhawatiran, seperti masalah depresi pasca-trauma, bisa mengusik tidur dan memacu insomnia. Bangun terlampau awal dapat menjadi pertanda stres. Insomnia umum terjadi bertepatan dengan masalah kesehatan psikis yang lain.

Obat-Obatan dan Keadaan Medis Tertentu

Banyak obat resep bisa mengusik tidur, seperti antidepresan tertentu dan obat untuk asma atau tekanan darah. Begitupun obat yang dipasarkan bebas seperti sejumlah obat ngilu, alergi dan obat flu, dan produk penurun berat tubuh yang memiliki kandungan cafein dan stimulasi lain.

Keadaan klinis tertentu dapat mengakibatkan insomnia. Ini terhitung ngilu akut, kanker, diabetes, penyakit jantung, asma, penyakit refluks gastroesofagus (GERD), tiroid yang terlampau aktif, penyakit Parkinson, dan penyakit Alzheimer.

~ Artikel Dengan Tema Penyebab Insomnia - ini Di Tulis Oleh Zaenab Queen Palastri