Web Analytics Made Easy - Statcounter
View My Stats

3 Risiko Bahaya Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil

The Dangers of Gestational Diabetes in Pregnant Women

Ada beberapa permasalahan kesehatan yang dapat terjadi pada ibu hamil. Salah satunya yang penting dicurigai ialah diabetes gestasional. Karena, bahaya diabetes gestasional bukan hanya dapat mengincar ibu, tapi juga janin dalam kandungan.

Keadaan diabetes sepanjang kehamilan ini bisa muncul karena masalah pada penataan kandungan gula darah pada tubuh. Harus dipahami, badan umumnya menghasilkan insulin untuk atur kandungan gula darah. Diabetes gestasional muncul karena ada permasalahan pada mekanisme ini.

Bahaya Diabetes Gestasional untuk Ibu dan Janin

Diabetes gestasional sebetulnya sedikit berbeda dengan tipe diabetes yang lain. Karena, diabetes ini umumnya cuma terjadi pada periode kehamilan. Maknanya, sesudah melahirkan, diabetes ini akan lenyap sendirinya.

Tetapi, bahaya diabetes gestasional perlu benar-benar dicurigai. Karena, keadaan ini bisa mempengaruhi ibu dan janin yang dikandung. Berikut beberapa bahaya yang mengincar bila ibu hamil menderita diabetes gestasional:

Rawan Pada Infeksi

Harus dipahami jika ibu hamil penderita diabetes lebih rawan pada infeksi dan kenaikan gula darah yang susah dikontrol. Karena itu, skema makan yang pas perlu dijaga, supaya gula darah tidak naik.

Permasalahan Kesehatan pada Ibu Berkaitan Kehamilan

Bahaya diabetes gestasional pada ibu hamil lumayan banyak. Menurut pembahasan pada 2017 di World Journal of Diabetes, ibu hamil dengan diabetes gestasional yang tidak termonitor beresiko alami permasalahan kesehatan lain, terhitung:

  • Peningkatan kelebihan berat badan saat hamil.
  • Kenaikan resiko operasi caesar.
  • Resiko terserang diabetes type 2 di masa datang.
  • Tekanan darah tinggi (preeklamsia).
  • Gula darah rendah (hipoglikemia).
  • Robekan atau kerusakan pada vagina dan/atau perineum sepanjang persalinan, karena ukuran janin yang besar.

Resiko Permasalahan Kesehatan pada Janin

Menurut situs National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease, bahaya diabetes gestasional bisa juga "menghantui" janin dalam kandungan.

Organ-organ bayi seperti otak, jantung, ginjal, dan paru-paru, mulai tercipta sepanjang 8 minggu awal kehamilan. Kandungan glukosa darah yang tinggi bisa beresiko sepanjang tahapan awalnya ini. Karena bisa tingkatkan peluang bayi alami cacat lahir, seperti cacat jantung atau cacat otak atau tulang belakang.

Kandungan glukosa darah tinggi sepanjang kehamilan dapat tingkatkan peluang bayi lahir terlampau awal, berat tubuh kebanyakan, atau mempunyai permasalahan pernafasan atau glukosa darah rendah selekasnya sesudah lahir. Glukosa darah tinggi dapat tingkatkan peluang bayi lahir mati (stillbirth). Ini memiliki arti bayi wafat dalam kandungan sepanjang paruh ke-2 kehamilan.

~ Artikel Dengan Tema Risiko Bahaya Diabetes Gestasional Pada Ibu Hamil - ini Di Tulis Oleh Maya Nasyiah





Sesudah lakukan beragam langkah memutihkan lutut dan siku hitam, Anda pasti tidak mau permasalahan ini ada kembali di masa datang.

Maka dari itu, penting untuk bertindak penangkalan supaya lutut dan siku tidak gelap kembali. Misalkan:

1. Berikan tirai surya
Yakinkan Anda selalu memoleskan tirai surya pada tempat kulit siku dan lutut dengan teratur. Pakai tirai surya 20 menit saat sebelum melakukan aktivitas di luar ruang.

Jika memang perlu, berikan kembali produk perawatan kulit ini seringkali dalam satu hari, terhitung sesudah berenang atau berkeringat, untuk menahan kulit gelap karena pancaran cahaya matahari.

2. Pakai pelembap
Kulit kering dapat mengakibatkan beberapa sel kulit bisa lebih cepat mati, hingga membuat bercak-bercak gelap bisa lebih cepat tercipta.

Maka selalu pakai cream pelembap pada tempat kulit siku dan lutut dengan teratur. Tidak cuma menghindarinya gelap atau menghitam, pemakaian cream pelembap bisa jaga kulit supaya masih tetap sehat.

Di Teruskan Oleh : Prabu Jaka Halim ( mencegah lutut dan siku agar tidak menghitam )